Terkecuali Honda CBR250RR, product motor sport lain yang mempunyai dua lubang knalpot di Indonesia yaitu Suzuki GSX-150 Series (R serta S). Tetapi, jauh sebelumnya keduanya ada, telah ada TVS Apache RTR 200 4V yang menggunakan knalpot dua lubang di Indonesia.
Walau pada dasarnya argumen pemakaian dua lubang knalpot serupa, namun setiap pabrikan mempunyai sedikit ketidaksamaan maksud.
Seumpama design knalpot TVS Apache RTR 200 4V mempunyai jenis double barrel exhaust. Knalpot ini mempunyai dua lubang pembuangan, namun masih tetap datang dari satu pipa. Nyatanya knalpot ini bukan sekedar mempunyai design yang unik, saluran gas buang juga mengasilkan nada khas Apache RTR.
“Memang agak sedikit unik memiliki bentuk, ini lantaran knalpotnya tanpa ada penutup serta di desain spesial untuk membuahkan nada yang khas.” ungkap Head of Marketing PT TVSMCI, Rizal Tandju.
Lalu, Suzuki GSX-150 series menggunakan dua lubang knalpot yaitu untuk penuhi standard emisi di pasar global. Seperti kata Morikawa Daigo, Assist to Sales and Marketing Dept. Head 2W PT Suzuki Indomobil Sales (SIS)." Gunakan knalpot dua lubang lantaran GSX ini untuk pasar ekspor ke Eropa serta Jepang," ucapnya.
Di negara-negara Eropa serta Jepang, regulasi emisinya telah Euro 4. Karenanya, knalpot ini di desain juga supaya lolos dengan standard emisi Euro-4 tanpa ada mengorbankan performa. Diluar itu, dua lubang buang juga punya pengaruh pada nada yang khas.
Sedang knalpot CBR250RR di desain dengan dua lubang supaya mempunyai sensasi nada seperti motor besar. "Silencer CBR250RR mempunyai tiga chamber dengan dua lubang. Akhirnya, karakter nada yang dramatis. Dimana nada mesin yang terkesan bertenaga ada di putaran mesin rendah. Dan nada melengking gahar seperti motor balap ada di putaran mesin menengah serta tinggi," terang Kenji Kawai, Large Project Leader Honda Motorcycle R&D Center.
Jangan lupa simak juga Harga Helm NHK Fullface.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar